Oleh M. Yusuf Adikusuma, Pegawai Direktorat Jenderal Pajak
Suatu hari, saya bersama istri pergi ke kantor sebuah asuransi kendaraan bermotor untuk mengklaim pergantian beberapa bagian mobil yang rusak. Selain karena kondisi dan berbagai macam cacat di mobil yang sudah seperti panu yang menjalar di tubuh manusia, ternyata batas akhir untuk pengajuan klaim sudah mendekati jatuh tempo. Itulah sebabnya kami sepakat harus segera dilaksanakan perbaikan kendaraan kami. Memang mobilnya cuma "mobil sejuta umat" , tidak semewah dan secanggih layaknya kendaraan samaran robot-robot Transformers. Tapi fungsinya sangat vital untuk transportasi sehari-hari mengingat tidak terakomodirnya kebutuhan akan kendaraan umum di kota tempat saya berdomisili.
Suatu hari, saya bersama istri pergi ke kantor sebuah asuransi kendaraan bermotor untuk mengklaim pergantian beberapa bagian mobil yang rusak. Selain karena kondisi dan berbagai macam cacat di mobil yang sudah seperti panu yang menjalar di tubuh manusia, ternyata batas akhir untuk pengajuan klaim sudah mendekati jatuh tempo. Itulah sebabnya kami sepakat harus segera dilaksanakan perbaikan kendaraan kami. Memang mobilnya cuma "mobil sejuta umat" , tidak semewah dan secanggih layaknya kendaraan samaran robot-robot Transformers. Tapi fungsinya sangat vital untuk transportasi sehari-hari mengingat tidak terakomodirnya kebutuhan akan kendaraan umum di kota tempat saya berdomisili.