Jumat, 15 Maret 2013

Negara Berdiri Karena Iuran Pajak

"Negara ini tegak karena iuran pajak!", ungkapan tegas itu berasal dari Dedi Rudaedi, Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesditjen) Pajak, dalam sambutannya pada acara Pekan Panutan Penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Orang Pribadi Tahun 2012 dan Pemberian Apresiasi Pajak di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang yang diselenggarakan pada hari Selasa, 5 Maret 2013. Ungkapan tersebut menggambarkan betapa berat mempertahankan eksistensi sebuah Negara supaya bisa berdiri dengan kokoh.
Apabila dahulu para pejuang dalam merebut kemerdekaan menyumbangkan darah, maka sekarang giliran kita menyumbangkan uang kita melalui pembayaran pajak karena pajak merupakan sumber dana untuk membiayai pembangunan. Mengingat jumlah rakyat Indonesia yang tidak sedikit, tentu biaya tersebut sangatlah besar. Dan tentu saja, dana yang sangat besar tersebut membutuhkan usaha yang ulet dan gigih dalam mengumpulkannya, seperti perjuangan pahlawan Indonesia merebut kemerdekaan.

Tugas tersebut diemban oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sebagai wakil dari pemerintah yang bertanggung jawab mengumpulkan pajak. Di sisi lain, dibutuhkan kesadaran dan kerelaan masyarakat Indonesia dalam melaksanakan kewajiban perpajakannya. Kesadaran dan kerelaan tersebut tentu tidak akan muncul dengan sendirinya tanpa ada bukti-bukti kongkrit hasil pembangunan yang adil dan merata dari pemerintah dan peran serta banyak pihak.
Peran media massa dalam mensosialisasikan perpajakan kepada masyarakat, peran seluruh instansi dalam bentuk kerja sama pertukaran data, pelayanan yang memuaskan dari pihak perbankan dan kantor pos dalam melayani pembayaran Wajib Pajak, serta semua masyarakat pantura Jawa Tengah yang memberikan dukungan dan semangat kepada Kantor Wilayah (Kanwil) DJP Jawa Tengah I untuk berkinerja dengan nilai-nilai Integritas, Profesionalisme, Sinergi, Pelayanan, dan Kesempurnaan. Selama ini, Kanwil DJP Jawa Tengah I telah bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Daerah Kota Semarang dengan adanya gerakan Jawa Tengah Tertib Pajak pada tahun 2012 lalu serta pemberian tauladan kepada masyarakat melalui kegiatan Pekan Panutan Penyampaian SPT Tahunan PPh Orang Pribadi tiap tahunnya.
Acara Pekan Panutan Penyampaian SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Tahun Pajak 2012 dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo beserta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Jawa Tengah dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kota Semarang yang menyampaikan SPT Tahunan PPh sebagai simbol kepatuhan warga negara dalam menyampaikan salah satu kewajiban perpajakan. Selain itu, tahun ini Kanwil DJP Jawa Tengah I juga memberikan Apresiasi Pajak sebagai bentuk penghargaan dan ucapan terimakasih kepada pihak-pihak yang dinilai telah banyak membantu DJP khususnya Kanwil DJP Jawa Tengah I dalam mencapai target penerimaan pajak tahun 2012.
Apresiasi Pajak diberikan secara simbolis kepada lima Pembayar PPh Wajib Pajak Orang Pribadi Terbesar se-Kanwil DJP Jawa Tengah I, lima Pembayar PPh Wajib Pajak Badan Terbesar se-Kanwil DJP Jawa Tengah I, dan lima Tempat Pembayaran Pajak dengan Jumlah Surat Setoran Pajak Terbanyak se Kanwil DJP Jawa Tengah I. Apresiasi Pajak juga diberikan kepada Wajib Pajak yang termasuk dalam kategori Pembayar Pajak Terbesar masing-masing Kantor Pelayanan Pajak di Kota Semarang yang turut menghadiri acara pemberian penghargaan tersebut selain para pimpinan media, bank persepsi/tempat pembayaran, Rektor Perguruan Tinggi dan pimpinan asosiasi.
Mengawali tahun 2013 ini, diharapkan kerjasama yang telah terjalin dengan baik tersebut dapat memberikan hasil yang manis bagi negara Indonesia pada umumnya dengan tercapainya target penerimaan pajak tahun 2013. Bangga bayar pajak!

http://www.pajak.go.id/content/news/negara-berdiri-karena-iuran-pajak

Tidak ada komentar:

Posting Komentar